Minggu, 15 September 2013

Your Eyes chp 5

YOUR EYES
(Chapter 5)

By : Rikha VR

Pairing         : KyuMin and other cast
Genre           : Romance, sad (maybe)
Rate            : T
Summary      : aku percaya akan menemukanmu kembali.

KyuMin belongs to GOD, dan Kyu milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha


Chapter sebelumnya
 “putuskan dia, dia tidak pantas untukmu.” Desis eomma marah.
“mwo???? Andwee, aku mencintainya eomma!!!” Teriak ku kesal.
“eomma sudah mempunyai calon istri untukmu, segera putuskan dia!!!!!”
“tidak akan pernah eomma!!! Desisku marah. Sungmin sudah menangis mendengar pertengkaran kami.
“putuskan dia, atau kau akan melihat eommamu ini mati!!!
>>>>HAPPY READING<<<

Sungmin berlari keluar kantor kyuhyun sambil menangis, pertengkaran kyuhyun dan eommanya membuat air matanya terus mengalir. Dadanya terasa sesak, sudah dari awal seharusnya ia sadar ia tidak pantas untuk kyuhyun. Bagaimana bisa seorang pengusaha sukses bersama dengan dia, yang hanya seorang gelandangan. Bahkan tempat tinggalpun ia tidak punya. Sungmin terus berlari tidak memperdulikan pandangan orang yang melihatnya. Ia berlari menuju taman biasa yang selalu ia kunjungi. Hidupnya selalu sendiri, ia merindukan Leeteuk ahjumma yang sudah di anggap sungmin sebagai eommanya.
“aku merindukanmu eomma. Mengapa kau tidak membawaku pergi. Aku tidak sanggup hidup seperti ini” Gumam sungmin sambil terus menangis.
20 tahun ia berjuang hidup, tak pernah sedikitpun ia bahagia. Baru 3 bulan terakhir ia bahagia saat kyuhyun ada di sampingnya, namun kebahagiaan itu kembali di ambil darinya. Kyuhyun yang 10 tahun lalu memberinya hidup, kyuhyun yang beberapa bulan terakhir memberinya hidup sekali lagi, namun seorang yang memberinya hidup kini harus pergi.
Aku tak bisa hidup tanpamu kyu, batin sungmin.

…………………
Kyuhyun Pov
Aku berusaha mengejar sungmin yang berlari meninggalkan ruangan ku, namun tangan eomma mencegahku. Ia menatapku tajam dan memaksaku untuk duduk di sofa ruanganku. Amarahku sudah hampir meledak. Aku bisa gila, bagaimana ia bisa memintaku memilih antara dia dan sungmin. aku memijit pelan pelipisku, kepalaku benar-benar akan pecah jika terus seperti ini.
“ayo kyu kita makan siang, calon istrimu sudah menunggu.”
“aku tidak lapar, lebih baik kau pergi eomma.”
“YA!!! Kau mengusir eommamu karena namja seperti itu? Kau gila eoh?” teriak eommaku kesal.
“Eomma!!!! Aku mencintainya, dan aku tidak akan meninggalkannya.” Desisku marah.
“baiklah, ku pastikan kau akan melihatku tidak bernyawa saat kau pulang.”
“EOMMA!!!!!!”
“kajja, soohyun sudah menunggu kita.” Kata eommaku santai sambil menarikku mengikutinya.
………………
Sesampainya di restaurant, eomma langsung menarikku menghampiri yeoja berpakaian mini. Pakaiannya seperti kekurangan bahan saja.
“kenalkan ini soohyun sayang, cantik bukan.?” Kata eommaku memperkenalkan yeoja aneh itu.
“soohyun imnida.” Katanya sambil tersenyum manis yang sangat tidak manis bagiku.
“kyuhyun.” Jawabku malas.
Sepanjang acara makan siang kami, aku terus terdiam, wajah sungmin terus muncul di pikiranku, aku benar-benar tidak tenang, berkali-kali aku mencoba menghubunginya, namun ponselnya tidak aktif. Aku memang mebelikan sungmin ponsel, supaya mempermudahkanku menghubunginya. Yeoja centil itu terus melirikku dengan senyum yang sangat menjijikan membuatku ingin muntah saja.
“aku sudah selesai, aku akan kembali ke kantor.” Kataku sambil beranjak meninggalkan mereka, namun suara eommaku membuatku menahan pergerakanku.
“eomma sudah memperingatkanmu kyu. Berpikirlah dengan baik.” Ancam eommaku
“eomma, tak bisakah kau mengerti perasaanku?” tanyaku kesal.
“Eomma menunggumu nanti malam untuk membicarakan pertunangan kalian.”
“mwo? Pertunangan? Aku tidak ingin bertunangan dengan yeoja ini. Bahkan memilih pakaian yang sopan saja dia tidak bisa.” Kataku ketus.
“jaga bicaramu cho kyuhyun. Jam 8 malam, atau kau akan melihat jenazahku.” Desis eommaku marah.
Tanpa menjawab eommaku, aku melangkahkan kakiku pergi, aku tidak meperdulikan panggilan yeoja gila itu. Berada disana lama-lama membuatku benar-benar gila.
………………
Sungmin belum juga kembali ke rumah. Ia benar-benar tidak mengabariku, ponselnya tidak bisa ku hubungi. Aku mengacak rambutku frustasi, aku sudah berusaha mencarinya sejak tadi namun tidak juga aku temukan. ku bawa teus mobilku mengitari kota seoul, mencari keberadaan sungmin. tapi dia tidak juga ku temukan. Aku melirik jam tanganku, sekarang sudah pukul 7.30 malam, dan aku harus berangkat ke rumah eommaku. Eommaku itu selalu saja seenaknya.
"kau dimana ming." gumamku.
akupun menyerah dan membawa mobilku ke rumah eommaku. meskipun aku sungguh tidak ingin ke sana. tapi kau tidak mungkin membiarkan eommaku melakukan hal-hal yang berbahaya.

…………………………………
Eomma tersenyum melihatku yang baru saja tiba di rumah. Ia memelukku dan mengecup pipiku.
“aku tau kau akan membuat keputusan yang tepat kyu.” Kata eommaku senang. Ia memaksaku duduk di samping yeoja yang lagi memakai baju yang kekurangan bahan.
“ apa kau tidak punya pakaian yang lebih sopan?” tanyaku ketus, tidak memperdulikan deathglare yang eommaku berikan. Sedangkan yeoja itu hanya tersenyum genit padaku. Benar-benar menyebalkan.
“YA!! Cho kyuhyun jaga ucapanmu.” Teriak eommaku kesal.
Aku berdecak tidak peduli, aku sungguh ingin keluar dari rumah ini dan mencari sungmin. entah kini ada dimana sungmin saat ini.
“kau akan bertunangan dengan Soohyun akhir pekan ini kyu.” Suara eomma menyadarkanku dari lamunanku.
“mwo?”
“dan kau akan menikah akhir bulan ini.” Lanjut eommaku.
“EOMMA!!!! Aku tidak akan bertunangan atau menikah dengannya. Aku sudah mempunyai kekasih.!!! Teriakku kesal.
“kekasih? Nugu? Namja gembel itu?” tanya eomma dengan nada suara merendahkan.
“dia bukan gembel, dia kekasihku eomma.” Desisku marah. Amarahku sudah sudah benar-benar sampai batas akhir kesabaranku.
“eomma tidak peduli, eomma tidak akan merestui kalian. Bagaimana bisa kau menjadikan namja sebagai kekasihmu. Apa lagi namja seperti itu.” Ucap eommaku.
“aku tidak peduli.” Ucapku kesal.
“baiklah jika kau tidak peduli, ku pastikan hari ini terakhir kali kau melihat eommamu ini.” Ucap eomma mutlak sambil melangkah pergi meninggalkanku bersama Soohyun. Aku memijat pelipis kananku.
“oppa.” Dia memanggilku manja. Aku hanya diam saja. Dia semakin mendekatkan duduknya ke dekatku. Ia bergelayut manja di lenganku. Aku memberinya deathglare terbaikku, tetapi dia hanya tersenyum genit. Benar-benar tidak tau malu yeoja gila ini, batinku.
“aku tidak akan pernah menikah denganmu, jadi kau berhentilah berharap padaku.” Ucapku sambil menghempaskan tangannya di lenganku dengan kasar. Aku tidak peduli dia sakit hati atau tidak, lalu aku pergi ke kamarku. Tidak peduli dengan Soohyun yang sudah menangis kini.
Saat kau hadir, kau memberiku udara yang membuatku tetap hidup..
Kini kau pergi, udara itupun ikut pergi bersamamu,
Bagaimana aku bisa hidup tanpamu.
Kyuhyun Pov End
………………………………

Sudah satu minggu sungmin tidak kembali ke apartement kyuhyun, sudah seminggu juga sungmin tidak bertemu kyuhyun. Sungmin sangat merindukan kyuhyun. Selama satu minggu ini sungmin tinggal di rumah ryeowook sahabatnya.
“hyung, gwenchana?” tanya wokkie.
“ne gwenchana wookie ah.” Kata sungmin sambil tersenyum.
“makanlah hyung, sudah 3 hari kau tidak makan.” Ryeowook berusaha membujuk sungmin. tubuh sungmin semakin kurus dan juga tidak beraturan. Ryeowook memandang sungmin dengan tatapan iba. Sungmin sudah menceritakan permasalahannya dengan kyuhyun, dari awal pertemuannya dengan kyuhyun hingga mereka berpisah sekarang ini.
“hiks.. aku merindukannya wookie ah.” Sungmin kembali terisak. Ryeowook memeluk sungmin mencoba menenangkannya.
“bertahanlah hyung, semua akan baik-baik saja.”
“hikss.. tapi dia tidak mungkin memilihku, dan membiarkan eommanya mati.” Isak tangis sungmin semakin kencang. Ryeowook sebal melihat sungmin yang terus menangis, walaupun ia tau semua yang sungmin lalui bukanlah hal yang mudah.
“berhentilah menangis hyung, kau itu namja!!!!!”teriak ryeowook kesal.
“kau pikir semua akan selesai hanya dengan kau menangis? Kau pikir kyuhyun akan menyukaimu, melihatmu berantakan seperti ini?” lanjut wookie.
“lalu apa yang harus aku lakukan? Memaksanya memilihku dan membiarkan dia melihat eommanya mati? Memilihku yang tak lebih dari gelandangan, bahkan rumahpun aku tidak punya. Apa itu yang harus aku lakukan eoh?!!!!! Teriak sungmin kesal.
PLAKK!!!!
Satu tamparan mendarat di pipi chubby sungmin. ryeowook menatap sungmin kesal, kesal melihat sungmin yang sangat lemah, dan sangat berantakan.
“kau bilang kau mencintainya, tapi kau malah melarikan diri seperti ini. Kejar dia!!! Berjuanglah bersama orang yang kau cintai hyung.” Ungkap wookie lembut. Amarahnya hilang saat melihat sungmin yang sangat terluka.
“hikss.. apa yang harus aku lakukan wookie ah?”
“temuilah kyuhyun hyung. Bicarakanlah dengan kyuhyun apa yang harus kalian lakukan. Aku yakin ia juga membutuhkanmu saat ini hyung.”
sungmin hanya diam saja sambil terus memandang ke luar jendela. ia memikirkan perkataan ryeowook yang benar adanya.
apa kau merindukanku, kyu? apa kau membutuhkanku seperti aku membutuhkanmu?, batin sungmin.

…………………………
Sungmin terlihat ragu-ragu untuk masuk ke dalam  apartement kyuhyun. Ia berjalan bolak balik dengan raut wajah bingung. ia sudah ada di depan apartement kyuhyun saat ini. namun ia masih ragu-ragu melangkahkan kakinya ke dalam. setelah cukup lama sungmin berada di depan pintu itu, Sungmin akhirnya masuk ke dalam apartement itu. Namun ia hanya berdiri di depan pintu apartement kyuhyun dengan air mata yang mengalir deras saat melihat pemandangan di hadapannya. Kyuhyun tengah berciuman panas dengan seorang yeoja. Kyuhyun melepaskan ciuman soohyun dengan paksa saat matanya menangkap tubuh sungmin yang berdiri sambil menangis sambil menatap ke arahnya.
“su..sungmin.” ucap kyuhyun terbata-bata.

TBC
Sedih bgt pas bikin chap ini.. kyuhyun dan sungmin sama-sama tersakiti.. bagaimana kelanjutan hubungan KyuMin? Bagaimana juga dengan heechul dan soohyun? Maaf ya kalo mengecewakan.

  

Tidak ada komentar: