YOUR EYES
(Chapter 5)
(Chapter 5)
By : Rikha VR
Pairing : KyuMin and other cast
Genre : Romance, sad
(maybe)
Rate : T
Summary : aku percaya akan menemukanmu kembali.
KyuMin belongs to GOD, dan Kyu
milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha
Chapter
sebelumnya
“putuskan dia, dia tidak pantas
untukmu.” Desis eomma marah.
“mwo???? Andwee, aku mencintainya eomma!!!” Teriak ku kesal.
“eomma sudah mempunyai calon istri untukmu, segera putuskan dia!!!!!”
“tidak akan pernah eomma!!! Desisku marah. Sungmin sudah menangis
mendengar pertengkaran kami.
“putuskan dia, atau kau akan melihat eommamu ini mati!!!
>>>>HAPPY
READING<<<
Sungmin
berlari keluar kantor kyuhyun sambil menangis, pertengkaran kyuhyun dan
eommanya membuat air matanya terus mengalir. Dadanya terasa sesak, sudah dari
awal seharusnya ia sadar ia tidak pantas untuk kyuhyun. Bagaimana bisa seorang
pengusaha sukses bersama dengan dia, yang hanya seorang gelandangan. Bahkan
tempat tinggalpun ia tidak punya. Sungmin terus berlari tidak memperdulikan
pandangan orang yang melihatnya. Ia berlari menuju taman biasa yang selalu ia
kunjungi. Hidupnya selalu sendiri, ia merindukan Leeteuk ahjumma yang sudah di
anggap sungmin sebagai eommanya.
“aku
merindukanmu eomma. Mengapa kau tidak membawaku pergi. Aku tidak sanggup hidup
seperti ini” Gumam sungmin sambil terus menangis.
20 tahun ia
berjuang hidup, tak pernah sedikitpun ia bahagia. Baru 3 bulan terakhir ia
bahagia saat kyuhyun ada di sampingnya, namun kebahagiaan itu kembali di ambil
darinya. Kyuhyun yang 10 tahun lalu memberinya hidup, kyuhyun yang beberapa
bulan terakhir memberinya hidup sekali lagi, namun seorang yang memberinya
hidup kini harus pergi.
Aku tak bisa hidup tanpamu kyu, batin sungmin.
…………………
Kyuhyun Pov
Aku
berusaha mengejar sungmin yang berlari meninggalkan ruangan ku, namun tangan
eomma mencegahku. Ia menatapku tajam dan memaksaku untuk duduk di sofa
ruanganku. Amarahku sudah hampir meledak. Aku bisa gila, bagaimana ia bisa memintaku
memilih antara dia dan sungmin. aku memijit pelan pelipisku, kepalaku
benar-benar akan pecah jika terus seperti ini.
“ayo
kyu kita makan siang, calon istrimu sudah menunggu.”
“aku
tidak lapar, lebih baik kau pergi eomma.”
“YA!!!
Kau mengusir eommamu karena namja seperti itu? Kau gila eoh?” teriak eommaku
kesal.
“Eomma!!!!
Aku mencintainya, dan aku tidak akan meninggalkannya.” Desisku marah.
“baiklah,
ku pastikan kau akan melihatku tidak bernyawa saat kau pulang.”
“EOMMA!!!!!!”
“kajja,
soohyun sudah menunggu kita.” Kata eommaku santai sambil menarikku
mengikutinya.
………………
Sesampainya
di restaurant, eomma langsung menarikku menghampiri yeoja berpakaian mini.
Pakaiannya seperti kekurangan bahan saja.
“kenalkan
ini soohyun sayang, cantik bukan.?” Kata eommaku memperkenalkan yeoja aneh itu.
“soohyun
imnida.” Katanya sambil tersenyum manis yang sangat tidak manis bagiku.
“kyuhyun.”
Jawabku malas.
Sepanjang
acara makan siang kami, aku terus terdiam, wajah sungmin terus muncul di
pikiranku, aku benar-benar tidak tenang, berkali-kali aku mencoba
menghubunginya, namun ponselnya tidak aktif. Aku memang mebelikan sungmin
ponsel, supaya mempermudahkanku menghubunginya. Yeoja centil itu terus
melirikku dengan senyum yang sangat menjijikan membuatku ingin muntah saja.
“aku
sudah selesai, aku akan kembali ke kantor.” Kataku sambil beranjak meninggalkan
mereka, namun suara eommaku membuatku menahan pergerakanku.
“eomma
sudah memperingatkanmu kyu. Berpikirlah dengan baik.” Ancam eommaku
“eomma,
tak bisakah kau mengerti perasaanku?” tanyaku kesal.
“Eomma
menunggumu nanti malam untuk membicarakan pertunangan kalian.”
“mwo?
Pertunangan? Aku tidak ingin bertunangan dengan yeoja ini. Bahkan memilih
pakaian yang sopan saja dia tidak bisa.” Kataku ketus.
“jaga
bicaramu cho kyuhyun. Jam 8 malam, atau kau akan melihat jenazahku.” Desis
eommaku marah.
Tanpa
menjawab eommaku, aku melangkahkan kakiku pergi, aku tidak meperdulikan
panggilan yeoja gila itu. Berada disana lama-lama membuatku benar-benar gila.
………………
Sungmin
belum juga kembali ke rumah. Ia benar-benar tidak mengabariku, ponselnya tidak
bisa ku hubungi. Aku mengacak rambutku frustasi, aku sudah berusaha mencarinya
sejak tadi namun tidak juga aku temukan. ku bawa teus mobilku mengitari kota seoul, mencari keberadaan sungmin.
tapi dia tidak juga ku temukan. Aku melirik jam tanganku, sekarang sudah pukul
7.30 malam, dan aku harus berangkat ke rumah eommaku. Eommaku itu selalu saja
seenaknya.
"kau
dimana ming." gumamku.akupun menyerah dan membawa mobilku ke rumah eommaku. meskipun aku sungguh tidak ingin ke sana. tapi kau tidak mungkin membiarkan eommaku melakukan hal-hal yang berbahaya.
…………………………………
Eomma
tersenyum melihatku yang baru saja tiba di rumah. Ia memelukku dan mengecup
pipiku.
“aku
tau kau akan membuat keputusan yang tepat kyu.” Kata eommaku senang. Ia
memaksaku duduk di samping yeoja yang lagi memakai baju yang kekurangan bahan.
“
apa kau tidak punya pakaian yang lebih sopan?” tanyaku ketus, tidak
memperdulikan deathglare yang eommaku berikan. Sedangkan yeoja itu hanya
tersenyum genit padaku. Benar-benar menyebalkan.
“YA!!
Cho kyuhyun jaga ucapanmu.” Teriak eommaku kesal.
Aku
berdecak tidak peduli, aku sungguh ingin keluar dari rumah ini dan mencari
sungmin. entah kini ada dimana sungmin saat ini.
“kau
akan bertunangan dengan Soohyun akhir pekan ini kyu.” Suara eomma menyadarkanku
dari lamunanku.
“mwo?”
“dan
kau akan menikah akhir bulan ini.” Lanjut eommaku.
“EOMMA!!!!
Aku tidak akan bertunangan atau menikah dengannya. Aku sudah mempunyai
kekasih.!!! Teriakku kesal.
“kekasih?
Nugu? Namja gembel itu?” tanya eomma dengan nada suara merendahkan.
“dia
bukan gembel, dia kekasihku eomma.” Desisku marah. Amarahku sudah sudah
benar-benar sampai batas akhir kesabaranku.
“eomma
tidak peduli, eomma tidak akan merestui kalian. Bagaimana bisa kau menjadikan
namja sebagai kekasihmu. Apa lagi namja seperti itu.” Ucap eommaku.
“aku
tidak peduli.” Ucapku kesal.
“baiklah
jika kau tidak peduli, ku pastikan hari ini terakhir kali kau melihat eommamu
ini.” Ucap eomma mutlak sambil melangkah pergi meninggalkanku bersama Soohyun.
Aku memijat pelipis kananku.
“oppa.”
Dia memanggilku manja. Aku hanya diam saja. Dia semakin mendekatkan duduknya ke
dekatku. Ia bergelayut manja di lenganku. Aku memberinya deathglare terbaikku,
tetapi dia hanya tersenyum genit. Benar-benar
tidak tau malu yeoja gila ini, batinku.
“aku
tidak akan pernah menikah denganmu, jadi kau berhentilah berharap padaku.”
Ucapku sambil menghempaskan tangannya di lenganku dengan kasar. Aku tidak
peduli dia sakit hati atau tidak, lalu aku pergi ke kamarku. Tidak peduli
dengan Soohyun yang sudah menangis kini.
Saat kau hadir, kau memberiku
udara yang membuatku tetap hidup..
Kini kau pergi, udara itupun
ikut pergi bersamamu,
Bagaimana aku bisa hidup
tanpamu.
Kyuhyun Pov End
………………………………
Sudah
satu minggu sungmin tidak kembali ke apartement kyuhyun, sudah seminggu juga
sungmin tidak bertemu kyuhyun. Sungmin sangat merindukan kyuhyun. Selama satu
minggu ini sungmin tinggal di rumah ryeowook sahabatnya.
“hyung,
gwenchana?” tanya wokkie.
“ne
gwenchana wookie ah.” Kata sungmin sambil tersenyum.
“makanlah
hyung, sudah 3 hari kau tidak makan.” Ryeowook berusaha membujuk sungmin. tubuh
sungmin semakin kurus dan juga tidak beraturan. Ryeowook memandang sungmin
dengan tatapan iba. Sungmin sudah menceritakan permasalahannya dengan kyuhyun,
dari awal pertemuannya dengan kyuhyun hingga mereka berpisah sekarang ini.
“hiks..
aku merindukannya wookie ah.” Sungmin kembali terisak. Ryeowook memeluk sungmin
mencoba menenangkannya.
“bertahanlah
hyung, semua akan baik-baik saja.”
“hikss..
tapi dia tidak mungkin memilihku, dan membiarkan eommanya mati.” Isak tangis
sungmin semakin kencang. Ryeowook sebal melihat sungmin yang terus menangis,
walaupun ia tau semua yang sungmin lalui bukanlah hal yang mudah.
“berhentilah
menangis hyung, kau itu namja!!!!!”teriak ryeowook kesal.
“kau
pikir semua akan selesai hanya dengan kau menangis? Kau pikir kyuhyun akan
menyukaimu, melihatmu berantakan seperti ini?” lanjut wookie.
“lalu
apa yang harus aku lakukan? Memaksanya memilihku dan membiarkan dia melihat
eommanya mati? Memilihku yang tak lebih dari gelandangan, bahkan rumahpun aku
tidak punya. Apa itu yang harus aku lakukan eoh?!!!!! Teriak sungmin kesal.
PLAKK!!!!
Satu
tamparan mendarat di pipi chubby sungmin. ryeowook menatap sungmin kesal, kesal
melihat sungmin yang sangat lemah, dan sangat berantakan.
“kau
bilang kau mencintainya, tapi kau malah melarikan diri seperti ini. Kejar
dia!!! Berjuanglah bersama orang yang kau cintai hyung.” Ungkap wookie lembut.
Amarahnya hilang saat melihat sungmin yang sangat terluka.
“hikss..
apa yang harus aku lakukan wookie ah?”
“temuilah
kyuhyun hyung. Bicarakanlah dengan kyuhyun apa yang harus kalian lakukan. Aku
yakin ia juga membutuhkanmu saat ini hyung.”
sungmin
hanya diam saja sambil terus memandang ke luar jendela. ia memikirkan perkataan
ryeowook yang benar adanya.apa kau merindukanku, kyu? apa kau membutuhkanku seperti aku membutuhkanmu?, batin sungmin.
…………………………
Sungmin
terlihat ragu-ragu untuk masuk ke dalam apartement kyuhyun. Ia berjalan bolak balik
dengan raut wajah bingung. ia sudah
ada di depan apartement kyuhyun saat ini. namun ia masih ragu-ragu melangkahkan
kakinya ke dalam. setelah cukup lama sungmin berada di depan pintu itu, Sungmin akhirnya masuk ke dalam apartement
itu. Namun ia hanya berdiri di depan pintu apartement kyuhyun dengan air mata
yang mengalir deras saat melihat pemandangan di hadapannya. Kyuhyun tengah
berciuman panas dengan seorang yeoja. Kyuhyun melepaskan ciuman soohyun dengan
paksa saat matanya menangkap tubuh sungmin yang berdiri sambil menangis sambil
menatap ke arahnya.
“su..sungmin.”
ucap kyuhyun terbata-bata.
TBC
Sedih bgt pas bikin chap
ini.. kyuhyun dan sungmin sama-sama tersakiti.. bagaimana kelanjutan hubungan
KyuMin? Bagaimana juga dengan heechul dan soohyun? Maaf ya kalo mengecewakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar