YOUR EYES
(Chapter 4)
(Chapter 4)
By : Rikha VR
Pairing : KyuMin and other cast
Genre : Romance, sad
(maybe)
Rate : T
Summary : aku percaya akan menemukanmu kembali.
KyuMin belongs to GOD, dan Kyu
milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha
Chapter
sebelumnya
“aku merindukanmu kyu.”
Lirihku saat lagi wajah kyuhyun menari-nari dalam pikiranku.
Aku mencinta………………………………..
BRUKKK…
>>>>HAPPY
READING<<<
Kyuhyun
terlihat berjalan mondar mandir di dalam apartementnya, ia terlihat sangat
cemas. Ia terus melirik jam di tangannya, dan melihat keluar jendela dan
melihat hujan yang semakin deras.
“apa
dia baik-baik saja.” Gumam kyuhyun pada keheningan malam. Ia mencemaskan
sungmin yang entah mengapa membuat hatinya tidak tenang. Kyuhyun tau jika
sungmin tidak lagi tinggal di apartementnya, namun entah mengapa hatinya
benar-benar tidak tenang malam itu. Hujan deras di luar sana membuat pikirannya
benar-benar terus memikirkan sungmin.
Kyuhyun
mengambil jacket dan kunci mobilnya, ia memutuskan untuk mencari sungmin.
sepanjang jalan ia mengedarkan pandangannya mencari sungmin di tengah hujan
deras. Lama kyuhyun mencari sungmin namun sungmin tidak juga ia temukan.
Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi.
“apa
dia benar-benar sudah mendapatkan tempat tinggal? Tapi mengapa pikiranku sangat
tidak tenang.” Lirih kyuhyun.
Kyuhyun
kembali membawa mobilnya untuk mencari sungmin, ia yakin hatinya menuntunnya
untuk terus mencari sungmin. mobil kyuhyun berhenti di depan taman di mana dulu
ia menemukan sungmin tertidur. Cukup lama kyuhyun terdiam di dalam mobilnya,
terus memandang ke dalam taman yang gelap itu.
“apa
mungkin dia ada disini?” tanya kyuhyun pada dirinya sendiri.
Kyuhyun
memutuskan untuk masuk ke taman itu, ia turun dari mobilnya, berjalan dengan
payung di tangannya. Matanya terus bekerja menelaah setiap sudut taman yang
gelap itu. Mata kyuhyun membulat sempurna karena terkejut saat ia melihat
sungmin tergeletak tidak berdaya di taman itu, di bawah derasnya hujan. Kyuhyun
segera membuang payung di tangannya ke sembarang arah, lalu berlari mendekati
tubuh sungmin. Pakaian sungmin sudah sangat basah dan tubuhnya sangat dingin,
kyuhyun segera membawa sungmin ke mobilnya. Ia membungkus tubuh dingin sungmin
dengan jacketnya dan segera membawa sungmin ke apartementnya.
……………..
Setibanya
di apartementnya kyuhyun menggendong sungmin dan meletakkan tubuh sungmin di
kamarnya. Tubuh sungmin sangat dingin, dengan telaten kyuhyun mengantikan baju
basah sungmin dengan bajunya. Ia menahan sesuatu yang bergejolak dalam dirinya
saat melihat tubus mulus sungmin.
bagaimana bisa namja memiliki
kulit semulus ini, batin kyuhyun.
Tubuh sungmin kini terasa sangat panas,
sepanjang malam kyuhyun menjaga sungmin, menggantikan kompres di kepala
sungmin. sesekali menyentuh dahi sungmin dengan punggung tangannya untuk
mengecek suhu tubuh sungmin. kyuhyun lama memandangi wajah sungmin yang kini
sedang terlelap, wajah itu terlihat damai meskipun raut lelah masih terlukis
jelas di wajah cantiknya. Ia mengusap lembut pipi sungmin.
“ kau benar-benar membuatku gila.” Gumam
kyuhyun.
Kyuhyun terus memandangi wajah cantik
sungmin, mengusap lembut surai rambut sungmin, mengusap kedua pipi chubby
sungmin, dan mengusap lembut bibir M sungmin. lama kyuhyun mengusap bibir
sungmin, tanpa sadar ia mendekatkan wajahnya.
CHUP
Lagi kyuhyun mengecup lembut bibir sungmin, tidak
ada lumatan, atau nafsu disana, hanya menyalurkan cinta yang tak pernah kyuhyun
sadari kedatangannya. Kyuhyun menjauhkan wajahnya dan ikut tidur di samping
sungmin, membawa sungmin ke dalam dekapannya memberikan kehangatan pada tubuh
sungmin, dan juga…. Hatinya.
……………………………
Sungmin membuka matanya perlahan, kepalanya
terasa sangat berat ia mencoba mengingat kejadian kemarin, ia ingat kemarin di
pingsan di taman itu. Ia mengedarkan pandangannya merasa sangat familiar dengan
ruangan itu. Sebuah suara yang sangat ia rindukan menginstrupsinya.
“kau sudah bangun? minumlah ini, susu hangat
bisa mengembalikan kondisimu sedikit lebih baik.” Kyuhyun memberikan susu
hangat itu kepada sungmin dan duduk di tepi ranjang di samping sungmin.
“gomawo” lirih sungmin.
Sungmin terkejut saat kyuhyun menyentuh
dahinya, ia merasa jantungnya kembali berdetak cepat. Ia pandangi mata kyuhyun
yang juga sedang memandangnya. Pandangan mata yang sangat hangat dan sangat ia
cintai.
“panasmu sudah turun, istirahatlah di sini
aku harus berangkat kerja.”
“gomawo kyuhyun ah, maaf merepotkanmu lagi.”
“ne gwenchana, jangan mencoba pergi dari
sini. Tinggallah disini sampai kau benar-benar mendapatkan tempat tinggal.”
Ucap kyuhyun mutlak.
“ne..” sungmin terkejut saat kyuhyun
tiba-tiba mengecup dahinya. Ia hanya bisa
mengerjabkan matanya imut, membuat kyuhyun lagi harus menahan gejolak
dalam dirinya. Rasa cinta itu datang tanpa di sadari, begitu juga yang terjadi
dengan kyuhyun. Rasa cinta itu mulai tumbuh di hatinya tanpa pernah ia sadari
kapan kehadirannya.
>>>SKIP TIME<<<
Sudah tiga sungmin tinggal di rumah kyuhyun,
berulang kali ia mencari pekerjaan tetapi pekerjaan itu belum juga ia dapatkan.
“kau bekerja di kantorku, kau mau?” tanya
kyuhyun saat mereka tengah sarapan.
“mwo? Jangan bercanda, aku bahkan tidak
pernah sekolah, bagaimana bisa aku bekerja di kantoran.” Sungmin menundukkan kepalanya
sedih dengan hidupnya. Kyuhyun merasa bersalah telah membuat sungmin sedih
seperti ini.
“mianhae.” Gumam kyuhyun lemah. Sungmin hanya
mengangguk sambil terus menundukan kepalanya. Kyuhyun terus memandangi sungmin
yang menundukkan kepalanya, ia juga bingung harus bagaimana. Kyuhyun
mengangkak dagu sungmin, membuat sungmin
menatap mata kyuhyun, lama mereka bertatapan. Mata foxy sungmin seolah terpenjara
saat mata hitam kyuhyun menatapnya dalam, ia diam saja kyuhyun mendekatkan
wajahnya, membungkam lembut bibirnya. Sungmin memejamkan matanya menikmati
sentuhan bibir kyuhyuh di bibirnya. Ia mengalungkan tangan melingkari leher
kyuhyun, kyuhyun menahan tengkuk sungmin memperdalam ciuman mereka.
Kyuhyun melepaskan ciumannya, ia tersenyum
yang melihat sungmin masih memejamkan matanya. Ia mengusap lembut pipi sungmin
yang membuat sungmin membuka matanya. Ia menundukkan wajahnya malu, saat
melihat kyuhyun yang tersenyum lembut kepadanya.
“saranghae”. Gumam kyuhyun
“nde?” tanya sungmin. ia mengerjabkan
matanya, sangat menggemaskan di mata kyuhyun.
“aku mencintaimu ming.”
Sungmin menangis ia memeluk kyuhyun erat. Ia
begitu bahagia saat kata cinta itu terucap dari bibir kyuhyuh. Kalimat cinta
yang tak pernah berani ia mimpikan kini di dengarnya.
“nado kyu, nado saranghaeyo.” Lirih sungmin
sambil menangis bahagia dalam pelukan kyuhyun. Kyuhyun semakin mengeratkan
pelukannya. Ia yakin inilah hal terjujur yang bisa ia lakukan, ia tidak ingin
membohongi hatinya. Ia mencintai namja yang sebulan terakhir ini mengisi
hatinya.
……………………
Sungmin sangat sumringah hari itu, ia terus
tersenyum sembari memasak. Hari ini ia
berjanji akan ke kantor kyuhyun untuk mengantarkan makan siang.
aku seperti seorang istri jika seperti ini, batin sungmin
sungmin terus tersenyum, ia melihat pantulan
dirinya di cermin, mencoba melihat penampilannya. Ia ingin bertemu kyuhyun
dengan penampilan terbaik.
Kyuhyun Pov
Aku mencoba fokus pada pekerjaan di
hadapanku, namun sekali lagi aku tidak bisa fokus. aku terus melirik jam
tanganku, namun waktu seakan berjalan lama sekali. Siang ini sungmin berjanji
akan mengantarkan makan siang untukku. Ia sangat bersemangat sekali saat aku
mengizinkannya.
Flashback On
“kyunnie, aku ingin mengantar makan siang
untukmu, apa boleh?” tanya sungmin takut-takut
“makan siang?” tanyaku.
“iya, boleh tidak?”
“tentu saja boleh chagi, aku malah sangat
senang sekali. Aku akan menunggumu,” kataku sambil tersenyum. Ia tersenyum
cantik sekali dan memelukku erat.
“gomawo kyunnie, aku senang sekali.” Dia
memelukku erat. Aku mengecup pucuk kepalanya, rasa bahagia merasuki relung
hatiku saat aku bersamanya. Cinta yang tak pernahku duga, kini ku jaga
keberadaannya.
FlashBack OFF
30 menit lagi jam makan siang tetapi sungmin
belum juga datang. Pikiranku mulai tidak tenang, pekerjaanku bahkan sudah ku
tinggalkan sedari tadi. Saat asik-asiknya aku menunggu, ku lihat pintu
ruanganku terbuka ku pikir sungminku yang datang, ternyata eommaku yang
menampakan dirinya.
“waeyo?” tanyaku malas.
“tidak bisakah kau sopan sedikit kyu, aku ini
eommamu.” Gerutu heechul kesal. Ia langsung duduk di sofa ruanganku, tidak
peduli dengan wajah kesalku.
“ada apa eomma kemari?”
“kau sudah makan siang kyu?” bukannya
menjawab pertanyaanku, eomma malah bertanya balik.
“belum.”
“bagus kalau begitu, ayo makan bersama eomma,
eomma ingin mengenalkanmu pada seseorang.” Kata eomma ku bersemangat.
“nugu? aniyo eomma, aku sedang menunggu
seseorang.” Jawab ku malas.
“nanti eomma kenalkan disana. Kau menunggu
siapa? Kau memesan makanan delivery?”
“ani.”
Sedang asiknya aku berbincang dengan eomma,
tiba-tiba pintu ruanganku terbuka menampakan sosok cantik yang sedikit
terengah. Sungmin tersenyum kepadaku, namun senyum itu hilang saat ia melihat
eommaku.
“siapa kau.?” Tanya eommaku ketus.
“a.. aa.. aku……” belum sempat sungmin
menjawab, aku segera menginstrupsinya.
“dia seseorang yang aku tunggu eomma.”
“mwo? Apa dia tukang delivery?
“Ya eomma!!! Dia itu kekasih itu, bukan
tukang delivery.”
“MWO??? Apa kau gila? Jangan becanda Cho kyuhyun.”
Eomma terlihat marah sambil menatap sungmin yang menundukan kepalanya. Aku
berjalan menghampiri sungmin, dan merangkul pundaknya. Ia menatapku dengan
tatapan yang takut.
“dia kekasihku, dan aku tidak bercanda.”
Kataku santai, sambil tersenyum kepada sungmin.
“putuskan dia, dia tidak pantas untukmu.”
Desis eomma marah.
“dia sangat tidak pantas di sandingkan
denganmu.” Lanjut eomma sambil memandang sungmin rendah.
“mwo???? Andwee, aku mencintainya eomma!!!”
Teriak ku kesal.
“eomma sudah mempunyai calon istri untukmu,
segera putuskan dia!!!!!”
“tidak akan pernah eomma!!! Desisku marah.
Sungmin sudah menangis mendengar pertengkaran kami.
“putuskan dia, atau kau akan melihat eommamu
ini mati!!!
TBC
Huaaahh tiba-tiba kehilangan ide,, semoga ga aneh ya ceritanyaa….mianhae
kalo jelek.. maaf ya kalo mengecewakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar