Minggu, 15 September 2013

Your Eye chp 4

YOUR EYES
(Chapter 4)

By : Rikha VR

Pairing         : KyuMin and other cast
Genre           : Romance, sad (maybe)
Rate            : T
Summary      : aku percaya akan menemukanmu kembali.

KyuMin belongs to GOD, dan Kyu milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha


Chapter sebelumnya
“aku merindukanmu kyu.” Lirihku saat lagi wajah kyuhyun menari-nari dalam pikiranku.
Aku mencinta………………………………..
BRUKKK…


>>>>HAPPY READING<<<
Kyuhyun terlihat berjalan mondar mandir di dalam apartementnya, ia terlihat sangat cemas. Ia terus melirik jam di tangannya, dan melihat keluar jendela dan melihat hujan yang semakin deras.
“apa dia baik-baik saja.” Gumam kyuhyun pada keheningan malam. Ia mencemaskan sungmin yang entah mengapa membuat hatinya tidak tenang. Kyuhyun tau jika sungmin tidak lagi tinggal di apartementnya, namun entah mengapa hatinya benar-benar tidak tenang malam itu. Hujan deras di luar sana membuat pikirannya benar-benar terus memikirkan sungmin.
Kyuhyun mengambil jacket dan kunci mobilnya, ia memutuskan untuk mencari sungmin. sepanjang jalan ia mengedarkan pandangannya mencari sungmin di tengah hujan deras. Lama kyuhyun mencari sungmin namun sungmin tidak juga ia temukan. Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi.
“apa dia benar-benar sudah mendapatkan tempat tinggal? Tapi mengapa pikiranku sangat tidak tenang.” Lirih kyuhyun.
Kyuhyun kembali membawa mobilnya untuk mencari sungmin, ia yakin hatinya menuntunnya untuk terus mencari sungmin. mobil kyuhyun berhenti di depan taman di mana dulu ia menemukan sungmin tertidur. Cukup lama kyuhyun terdiam di dalam mobilnya, terus memandang ke dalam taman yang gelap itu.
“apa mungkin dia ada disini?” tanya kyuhyun pada dirinya sendiri.
Kyuhyun memutuskan untuk masuk ke taman itu, ia turun dari mobilnya, berjalan dengan payung di tangannya. Matanya terus bekerja menelaah setiap sudut taman yang gelap itu. Mata kyuhyun membulat sempurna karena terkejut saat ia melihat sungmin tergeletak tidak berdaya di taman itu, di bawah derasnya hujan. Kyuhyun segera membuang payung di tangannya ke sembarang arah, lalu berlari mendekati tubuh sungmin. Pakaian sungmin sudah sangat basah dan tubuhnya sangat dingin, kyuhyun segera membawa sungmin ke mobilnya. Ia membungkus tubuh dingin sungmin dengan jacketnya dan segera membawa sungmin ke apartementnya.

……………..
Setibanya di apartementnya kyuhyun menggendong sungmin dan meletakkan tubuh sungmin di kamarnya. Tubuh sungmin sangat dingin, dengan telaten kyuhyun mengantikan baju basah sungmin dengan bajunya. Ia menahan sesuatu yang bergejolak dalam dirinya saat melihat tubus mulus sungmin.
bagaimana bisa namja memiliki kulit semulus ini, batin kyuhyun.
Tubuh sungmin kini terasa sangat panas, sepanjang malam kyuhyun menjaga sungmin, menggantikan kompres di kepala sungmin. sesekali menyentuh dahi sungmin dengan punggung tangannya untuk mengecek suhu tubuh sungmin. kyuhyun lama memandangi wajah sungmin yang kini sedang terlelap, wajah itu terlihat damai meskipun raut lelah masih terlukis jelas di wajah cantiknya. Ia mengusap lembut pipi sungmin.
“ kau benar-benar membuatku gila.” Gumam kyuhyun.
Kyuhyun terus memandangi wajah cantik sungmin, mengusap lembut surai rambut sungmin, mengusap kedua pipi chubby sungmin, dan mengusap lembut bibir M sungmin. lama kyuhyun mengusap bibir sungmin, tanpa sadar ia mendekatkan wajahnya.
CHUP
Lagi kyuhyun mengecup lembut bibir sungmin, tidak ada lumatan, atau nafsu disana, hanya menyalurkan cinta yang tak pernah kyuhyun sadari kedatangannya. Kyuhyun menjauhkan wajahnya dan ikut tidur di samping sungmin, membawa sungmin ke dalam dekapannya memberikan kehangatan pada tubuh sungmin, dan juga…. Hatinya.
……………………………
Sungmin membuka matanya perlahan, kepalanya terasa sangat berat ia mencoba mengingat kejadian kemarin, ia ingat kemarin di pingsan di taman itu. Ia mengedarkan pandangannya merasa sangat familiar dengan ruangan itu. Sebuah suara yang sangat ia rindukan menginstrupsinya.
“kau sudah bangun? minumlah ini, susu hangat bisa mengembalikan kondisimu sedikit lebih baik.” Kyuhyun memberikan susu hangat itu kepada sungmin dan duduk di tepi ranjang di samping sungmin.
“gomawo” lirih sungmin.
Sungmin terkejut saat kyuhyun menyentuh dahinya, ia merasa jantungnya kembali berdetak cepat. Ia pandangi mata kyuhyun yang juga sedang memandangnya. Pandangan mata yang sangat hangat dan sangat ia cintai.
“panasmu sudah turun, istirahatlah di sini aku harus berangkat kerja.”
“gomawo kyuhyun ah, maaf merepotkanmu lagi.”
“ne gwenchana, jangan mencoba pergi dari sini. Tinggallah disini sampai kau benar-benar mendapatkan tempat tinggal.” Ucap kyuhyun mutlak.
“ne..” sungmin terkejut saat kyuhyun tiba-tiba mengecup dahinya. Ia hanya bisa  mengerjabkan matanya imut, membuat kyuhyun lagi harus menahan gejolak dalam dirinya. Rasa cinta itu datang tanpa di sadari, begitu juga yang terjadi dengan kyuhyun. Rasa cinta itu mulai tumbuh di hatinya tanpa pernah ia sadari kapan kehadirannya.

>>>SKIP TIME<<<

Sudah tiga sungmin tinggal di rumah kyuhyun, berulang kali ia mencari pekerjaan tetapi pekerjaan itu belum juga ia dapatkan.
“kau bekerja di kantorku, kau mau?” tanya kyuhyun saat mereka tengah sarapan.
“mwo? Jangan bercanda, aku bahkan tidak pernah sekolah, bagaimana bisa aku bekerja di kantoran.” Sungmin menundukkan kepalanya sedih dengan hidupnya. Kyuhyun merasa bersalah telah membuat sungmin sedih seperti ini.
“mianhae.” Gumam kyuhyun lemah. Sungmin hanya mengangguk sambil terus menundukan kepalanya. Kyuhyun terus memandangi sungmin yang menundukkan kepalanya, ia juga bingung harus bagaimana. Kyuhyun mengangkak  dagu sungmin, membuat sungmin menatap mata kyuhyun, lama mereka bertatapan. Mata foxy sungmin seolah terpenjara saat mata hitam kyuhyun menatapnya dalam, ia diam saja kyuhyun mendekatkan wajahnya, membungkam lembut bibirnya. Sungmin memejamkan matanya menikmati sentuhan bibir kyuhyuh di bibirnya. Ia mengalungkan tangan melingkari leher kyuhyun, kyuhyun menahan tengkuk sungmin memperdalam ciuman mereka.
Kyuhyun melepaskan ciumannya, ia tersenyum yang melihat sungmin masih memejamkan matanya. Ia mengusap lembut pipi sungmin yang membuat sungmin membuka matanya. Ia menundukkan wajahnya malu, saat melihat kyuhyun yang tersenyum lembut kepadanya.
“saranghae”. Gumam kyuhyun
“nde?” tanya sungmin. ia mengerjabkan matanya, sangat menggemaskan di mata kyuhyun.
“aku mencintaimu ming.”
Sungmin menangis ia memeluk kyuhyun erat. Ia begitu bahagia saat kata cinta itu terucap dari bibir kyuhyuh. Kalimat cinta yang tak pernah berani ia mimpikan kini di dengarnya.
“nado kyu, nado saranghaeyo.” Lirih sungmin sambil menangis bahagia dalam pelukan kyuhyun. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya. Ia yakin inilah hal terjujur yang bisa ia lakukan, ia tidak ingin membohongi hatinya. Ia mencintai namja yang sebulan terakhir ini mengisi hatinya.
……………………
Sungmin sangat sumringah hari itu, ia terus tersenyum sembari memasak. Hari ini  ia berjanji akan ke kantor kyuhyun untuk mengantarkan makan siang.
aku seperti seorang istri jika seperti ini, batin sungmin
sungmin terus tersenyum, ia melihat pantulan dirinya di cermin, mencoba melihat penampilannya. Ia ingin bertemu kyuhyun dengan penampilan terbaik.

Kyuhyun Pov
Aku mencoba fokus pada pekerjaan di hadapanku, namun sekali lagi aku tidak bisa fokus. aku terus melirik jam tanganku, namun waktu seakan berjalan lama sekali. Siang ini sungmin berjanji akan mengantarkan makan siang untukku. Ia sangat bersemangat sekali saat aku mengizinkannya.
Flashback On
“kyunnie, aku ingin mengantar makan siang untukmu, apa boleh?” tanya sungmin takut-takut
“makan siang?” tanyaku.
“iya, boleh tidak?”
“tentu saja boleh chagi, aku malah sangat senang sekali. Aku akan menunggumu,” kataku sambil tersenyum. Ia tersenyum cantik sekali dan memelukku erat.
“gomawo kyunnie, aku senang sekali.” Dia memelukku erat. Aku mengecup pucuk kepalanya, rasa bahagia merasuki relung hatiku saat aku bersamanya. Cinta yang tak pernahku duga, kini ku jaga keberadaannya.
FlashBack OFF
30 menit lagi jam makan siang tetapi sungmin belum juga datang. Pikiranku mulai tidak tenang, pekerjaanku bahkan sudah ku tinggalkan sedari tadi. Saat asik-asiknya aku menunggu, ku lihat pintu ruanganku terbuka ku pikir sungminku yang datang, ternyata eommaku yang menampakan dirinya.
“waeyo?” tanyaku malas.
“tidak bisakah kau sopan sedikit kyu, aku ini eommamu.” Gerutu heechul kesal. Ia langsung duduk di sofa ruanganku, tidak peduli dengan wajah kesalku.
“ada apa eomma kemari?”
“kau sudah makan siang kyu?” bukannya menjawab pertanyaanku, eomma malah bertanya balik.
“belum.”
“bagus kalau begitu, ayo makan bersama eomma, eomma ingin mengenalkanmu pada seseorang.” Kata eomma ku bersemangat.
“nugu? aniyo eomma, aku sedang menunggu seseorang.” Jawab ku malas.
“nanti eomma kenalkan disana. Kau menunggu siapa? Kau memesan makanan delivery?”
“ani.”
Sedang asiknya aku berbincang dengan eomma, tiba-tiba pintu ruanganku terbuka menampakan sosok cantik yang sedikit terengah. Sungmin tersenyum kepadaku, namun senyum itu hilang saat ia melihat eommaku.
“siapa kau.?” Tanya eommaku ketus.
“a.. aa.. aku……” belum sempat sungmin menjawab, aku segera menginstrupsinya.
“dia seseorang yang aku tunggu eomma.”
“mwo? Apa dia tukang delivery?
“Ya eomma!!! Dia itu kekasih itu, bukan tukang delivery.”
“MWO??? Apa kau gila? Jangan becanda Cho kyuhyun.” Eomma terlihat marah sambil menatap sungmin yang menundukan kepalanya. Aku berjalan menghampiri sungmin, dan merangkul pundaknya. Ia menatapku dengan tatapan yang takut.
“dia kekasihku, dan aku tidak bercanda.” Kataku santai, sambil tersenyum kepada sungmin.
“putuskan dia, dia tidak pantas untukmu.” Desis eomma marah.
“dia sangat tidak pantas di sandingkan denganmu.” Lanjut eomma sambil memandang sungmin rendah.
“mwo???? Andwee, aku mencintainya eomma!!!” Teriak ku kesal.
“eomma sudah mempunyai calon istri untukmu, segera putuskan dia!!!!!”
“tidak akan pernah eomma!!! Desisku marah. Sungmin sudah menangis mendengar pertengkaran kami.
“putuskan dia, atau kau akan melihat eommamu ini mati!!!

TBC


Huaaahh tiba-tiba kehilangan ide,, semoga ga aneh ya ceritanyaa….mianhae kalo jelek.. maaf ya kalo mengecewakan.

Tidak ada komentar: