MEMORIES
(one shoot)
BY : Rikha VR
Pairing :
KYUMIN and other
Genre : Romance / hurt
Rate : T
Summary : Rasa itu masih sama seperti malam
pertama kita bersama, ciuman pertama kita. Rasa ini masih sama dan akan selalu
sama. Please forgive me, I can’t stop loving you.
My second FF semoga ga
gaje… typo dimana-mana.. happy reading
Don’t be silent rider
pleaseeeee…
CHO KYUHYUN’S POV
Gaseumi nunmuri tto neoui gieogi
Han bangul han bangul tto nae gaseume heullo naerinda
Ureoda uerodo jiwojji
annneun gieogeul ttara
Oneulod bin nae gaseumeul tto jeoksinda
Johahaetjanha jageun nae misoe useojwotjanha
Hamkke ureosseotjanha naui nunmure apahantjanha
Jigeum eodi Inneun geoni jichin nae moseubi boijil annni
Apeun nae simnjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda
michidorok
KRY - Memories
Lagu ini kembali memutar setiap kenangan indah bersamanya dari
kepalaku. Kenangan yang selalu mengiringi setiap langkahku kini. Rasa sakit
yang mengiringi setiap kenangan yang terputar seolah menggoreskan
goresan-goresan penuh dalam hatiku. Pelukan hangat, candaannya, tawa renyahnya,
wajah cantiknya, bibir lembutnya yang seolah menjadi candu bagiku, kini hanya
akan menjadi kenangan yang tak mungkin aku lupakan.
FLASHBACK ON
“kyunnie aku mau es cream” rengek seorang namja yang bernama
lee sungmin kepada suaminya.
“ne, akan aku belikan, kau tunggu disini ne” kata namja yang
bernama kyuhyun sambil meninggalkan istrinya yang sangat manis itu.
“ne..” Sungmin mengangguk lemah sambil tersenyum.
Kyuhyun lalu meninggalkan sungmin yang sedang duduk di bangku
taman untuk membeli es cream untuk istrinya. Sembari menunggu es cream yang ia
beli, kyuhyun melihat sungmin yang sedang duduk sembari tersenyum manis.
“Dia sangat manis”
batin kyuhyun sambil ikut tersenyum.
“teruslah tersenyum
untukku hyung” batin kyuhyun sedih saat ia menangkap raut wajah sungmin yang
pucat.
Setelah mendapat pesanannya kyuhyun segera kembali ke bangku
taman itu dan memberikan satu es cream kepada sungmin.
“ini untukmu uri princess” kata kyuhyun sambil berlutut yang
tersenyum menggoda yang membuat kedua pipi sungmin sedikit memerah.
“aissh, jangan menggodaku kyu, aku malu” lirih sungmin sambil
menunduk menyembunyikan semburat merah di kedua pipinya.
“hehe mianhae chagi, jja es creammu, nanti keburu cair. Apa perlu
aku menyuapimu” kalimat kyuhyun sukses membuat wajah sungmin memerah sempurna. Kyuhyun
senang sekali menggoda istrinya karena sungmin yang malu-malu semakin cantik di
mata kyuhyun.
“kyuu..” rengek sungmin seolah meminta kyuhyun untuk berhenti
menggodanya.
“ne, mianhae tapi kau semakin cantik chagi jika sedang malu. Sungguh
menggemaskan” jawab kyuhyun sembari terkikik pelan melihat sungmin yang
memproutkan bibirnya.
Kyuhyun memakan es cream sambil terus memandang sungmin yang
begitu lahap memakan es creamnya dengan sedikit belepotan. Kyuhyun tersenyum
dan membersihkan sisa es cream di sudut bibir sungmin dengar bibirnya. Ia menjilat
sisa es cream itu dan sukses membuat sungmin sedikit terkejut dan membuat
wajahnya kembali merona. Namun tiba-tiba….
TESS..
Setetes darah segar mengalir dari hidung sungmin langsung
membuat kyuhyun membuang es creamnya dan mendongkakkan wajah sungmin. Ia mengambil
sapu tangan dari saku celananya dan mulai menahannya di depan hidung sungmin,
menahan agar darah segar itu tidak terus mengalir dari hidung sungmin.
“kita pulang saja ya hyung, kau sudah terlalu lelah. Aku tidak
ingin kau semakin sakit hyung.” Kata kyuhyun yang menatap sungmin penuh
permohonan. Raut cemas tidak hilang dari wajah tampanya.
“ani kyu,,, aku ingin melihat matahari tenggelam” kata
sungmin lemah. Ia tidak bisa bohong tubuhnya sangat lemah dan sakit saat ini. Bahkan
ia sangat ingin menyerah saat ini juga. Namun ia ingin menikmati hari ini
dengan kyuhyun, yang mungkin menjadi hari terakhirnya. Dengan sangat terpaksa
kyuhyunpun mengangguk dan mengendong sungmin menuju mobil mereka. Ia tau sungmin
tidak bisa berjalan, tubuhnya sangat lemah. Wajahnya semakin pucat saja. Bertahanlah hyung.
Selama perjalanan mereka hanya diam, menikmati waktu yang
terus bergulir. Kyuhyun menggenggam erat tangan sungmin, terkadang mengecup
lembut punggung tangan sungmin.
“saranghae hyung.” Lirih kyuhyun
“nado saranghae kyunnie.”
Sungmin lalu memejamkan matanya, ia merasa sangat lelah.
Kyuhyun yang melihat sungmin memejamkan matanya semakin menggenggam erat jemari
sungmin. Ia mengingat perkataan dokter Han beberapa hari lalu yang membuat
semua harapannya seolah ikut berakhir.
>>Flashback still on<<
“maaf kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Kanker yang
sungmin-ssi derita sudah stadium akhir. Waktu yang tersisa juga mungkin hanya
tinggal beberapa hari saja. Kondisinya sudah sangat lemah. Bila ada yang
mungkin ingin ia lakukan saat ini, pihak keluarga bisa membantunya. Biarkan ia
menikmati saat-saat terakhirnya”. Dokter Han memberikan penjelasan kepada Kyuhyun.
Kyuhyun hanya bisa diam saat mendengar penjelasan Dokter Han,
otak serasa berhenti bekerja, ia merasa seolah dunia runtuh menimpanya saat
ini. Dadanya serasa sesak. Bagaimana aku
bisa hidup tanpamu hyung.
Akhirnya mereka tiba di pulau Jeju, pulau yang sangat indah. Kyuhyun
segera membelai lembut pipi sungmin, dan berbisik untuk membangunkan sungmin
dari tidurnya.
“ireona changi, kita sudah sampai” kata kyuhyun lembut sambil
mengecup pipi sungmin yang kini sangat kurus.
Sungminpun perlahan membuka
matanya yang sudah terasa sangat berat. Ia menemukan kyuhyun yang tengah
menatapnya. Wajahnya sangat lelah. Sungmin lalu tersenyum dan mengecup singkat
bibir kyuhyun, lalu memeluk kyuhyun erat. Lalu kyuhyun keluar mobil, lalu
menghampiri sungmin dan menggendongnya. Membawa tubuh sungmin mendekat dengan
pantai. Dan ia mendudukkan dirinya dan sungmin di tepi pantai untuk melihat
matahari tenggelam. Suasana pulau Jeju yang sepi dengan desir angin yang
mengalun lembut seolah memahami kondisi pasangan tersebut. Kyuhyun memeluk
sungmin dan meletakkan kepala sungmin di dadanya. Terkadang menenggelamkan
kepalanya di ceruk leher sungmin, mencium aroma yang sangat ia sukai, aroma
yang pasti akan sangat ia rindukan. Sungmin hanya diam saja dalam dekapan
kyuhyun. Ia menikmati setiap sentuhan yang kyuhyun lakukan, seolah menyimpan
semuanya itu dalam memori kenangan terindahnya.
“aku mencintaimu hyung, sangat mencintaimu.” Kata kyuhyun
lembut
“nado kyu….” Lirih sungmin sangat lemah.
Matahari di pulau Jeju mulai menenggelamkan dirinya. Kembali dalam
dekapan sang pertiwi. Sungmin merasa inilah saatnya juga ia kembali kepada sang
kuasa. Ia membalikan dirinya, mengecup lemah bibir kyuhyun mencoba menyentuh
setiap sisi bibir suaminya dengan lidahnya. Kyuhyun memejamkan matanya
menikmati sentuhan sungmin, merekamnya dalam ingatan dan hatinya. Aku mencintaimu kyunnie, hiduplah dengan
baik, aku menunggumu disana. Dan akhirnya matahari itu tenggelam sempurna,
membawa terang dan juga jiwa sungmin kembali kepada sang kuasa.
Kyuhyun hanya mampu menangis saat ia tau sungmin sudah pergi
meninggalkanya. Membawa cinta dan separuh hidupnya bersama jiwanya yang pergi. Kyuhyun
terus mengecupi wajah sungmin yang sudah tidak lagi bernyawa. Kyuhyun mengadahkan
kepalanya menatap langit yang sudah gelap.
“kenapa kau tega
meninggalkanku hyung”
“aku mencintaimu, akan
selalu mencintaimu”
FLASHBACK OFF
Kyuhyun menatap langit dan menyeka air mata yang membasahi
pipinya. Ini tepat 5 tahun meninggalnya sungmin.
“bogoshipoo hyung, jeongmal bogoshipoo.. aku sangat
mencintaimu” gumam kyuhyun.
Rasa itu masih sama,
dan aku selalu sama.
Sama seperti saat pertama
kali aku mencintaimu.
Sama seperti malam
pertama kita bersama.
Meski raga kita tak
lagi bersama,
Rasa cinta ku tak
berkurang sedikitpun.
Tak akan ada yang mampu
menggantikanmu.
Please forgive me, I can’t
stop loving you.
END
Huaaa my second FF, tiba-tiba dapet
inspirasi pas dengerin lagu memories,,
Give me preview pleasee.. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar