BUKAN DIA TAPI AKU
By :
Rikha VR
Pairing :
Kyumin and other cast
Genre :
Romance, sad
Rate : T
Summary : berulang
kali kau sakiti, namun aku tetap mencintaimu. Sadarkah kau cintaku lebih besar
dari cintanya.
Declaimer : They are
belongs to God and themselves..
Typo dimana-mana.. don’t be silent reader please…
Happy reading… :D
Don’t Bash please, if you don’t like my story, don’t read
it.. easy right??
Chapter sebelumnya.
“aku akan menunggumu
disini sampai kau datang”
“pulanglah kyu, udara
sangat dingin.”
“aku akan menunggumu”
BRUUKKK!!!!
>>>> HAPPY
READING<<<<
Sungmin kembali ke rumah dengan wajah gembira, ia baru saja
pulang berkencan dengan siwon. Sungmin menautkan alisnya binggung saat Ia
melihat eommanya yang duduk di ruang tamu dengan wajah cemas.
“eomma gwenchana?” tanya sungmin lembut.
“darimana saja kau minnie, kenapa ponselmu tidak aktif.”
Tanya Leeteuk eomma sungmin dengan raut wajah cemas.
“aku habis kencan dengan siwon eomma. Ponselku mati eomma,
Waeyo?”
“dengan siwon? Bukannya kau akan pergi dengan kyuhyun?” tanya
leeteuk.
“aniyo eomma, aku membatalkannya, tiba-tiba siwon mengajakku
kencan. Waeyo eomma? Apa terjadi sesuatu dengan kyuhyun?” tanya sungmin panik.
“………..”. leeteuk tidak menjawab kyuhyun, ia justru menelpon
seseorang.
“dia sudah kembali? Sungmin membatalkan kencannya dengan
kyuhyun. Kau sudah mencoba menghubunginya?” tanya leeteuk dengan suara
bergetar, ia berusaha menahan tangisnya.
“…………”
“ne, kabari kami jika kau sudah menemukannya.” Leeteuk
mematikan ponselnya dan menatap sungmin sedih.
“ada apa eomma, apa yang terjadi dengan kyunnie?” tanya
sungmin panik.
“duduklah dulu min.” kata leeteuk sambil membelai lembut
rambut puteranya itu.
“katakan ada apa eomma?” tanya sungmin yang sudah menangis
kini. Air mata sudah membasahi kedua pipi chubbynya. Pikiran buruk sudah
merasuki pikirannya membuat ia semakin tidak tenang.
“kyuhyun hilang. Ia belum kembali sejak tadi siang. Kami
pikir dia pergi bersamamu.” Leeteuk mencoba menahan tangisnya meskipun ia
sangat khawatir pada kondisi kyuhyun. Apa lagi cuaca sangat dingin malam itu.
Sungmin semakin terisak, ini salahnya. Ia yang membuat
kyuhyun hilang. Tak seharusnya ia pergi dengan siwon dan membatalkan janjinya
dengan kyuhyun.
“aku akan menunggumu”
Kata-kata kyuhyun tadi membuat sungmin segera beranjak dari
rumahnya. Ia mengambil jaket dan kunci mobilnya.
“mau kemana kau minnie?” tanya leeteuk heran.
“aku tau dimana kyunnie eomma, aku akan membawanya pulang.”
“hati-hati minnie.” Sungminpun memeluk leeteuk singkat lalu
berlari keluar rumah. Ia membawa mobilnya dengan laju kencang tidak peduli
licinnya jalanan karena salju.
“bertahanlah kyunnie.” Gumam sungmin sambil menangis. Ia tak
akan memaafkan dirinya bila terjadi sesuatu pada kyuhyun.
…………….
Sungmin segera berlari memasuki taman itu, ia berlari menyusuri
taman itu mencari kyuhyun yang ia yakin ada disana.
“KYUNNIEEEEEEE.” Sungmin berteriak keras saat melihat kyuhyun
pingsan di sudut taman. Tubuh kyuhyun sangat dingin, bibirnya sudah membiru
akibat udara dingin malam itu.
“Hikss,, ya Tuhan tubuhmu sangat dingin kyunnie.” Sungmin
menyentuh tubuh kyuhyun yang sudah sangat dingin. Ia segera membawa kyuhyun ke
dalam mobilnya. Mengenakan jaketnya ke tubuh kyuhyun. Menggosokkan tangannya ke
tangannya untuk memberikan sedikit rasa hangat.
“hikss,, babo kyunnie, mengapa kau menungguku disana.”
Sungmin menangis dan mendekap tubuh dingin kyuhyun, menyalurkan sedikit rasa
hangat dari tubuhnya yang juga sedikit dingin. Ia mengecup singkat dahi
kyuhyun. Sungmin melepaskan pelukannya saat merasakan tangan dingin menyentuh
pipinya.
“aku tau kau akan datang hyung.” Lirih kyuhyun sangat pelan
sambil mencoba tersenyum. Lalu kyuhyun jatuh pingsan kembali.
“Hiks.. bertahanlah kyunnie. Jangan tinggalkan aku..”
Sungmin segera menjalankan mobilnya, membawa kyuhyun ke rumah
sakit terdekat. Sesampainya di rumah sakit, sungmin langsung menghubungi
Leeteuk dan heechul yang sudah sangat mengkhawatirkan kyuhyun.
……………….
Sudah 2 jam mereka menunggu di rumah sakit, namun lampu
ruangan itu belum juga padam, menandakan dokter masih berjuang di dalam sana.
Heechul terus menangis dalam pelukan Hangeng. Hangeng hanya diam saja meskipun
ia sama khawatirnya seperti Heechul, namun ia harus kuat demi istri dan
anaknya.
Leeteuk terlihat menenangkan sungmin yang masih terus menangis.
Tubuhnya dingin, sama seperti hatinya entah mengapa terasa dingin. Sungmin
berjalan mendekati heechul yang menangis dalam pelukan hangeng.
“mianhae heechul eomma, maafkan minnie.” Guman sungmin sambil
menangis. Heechul melepaskan pelukan dan memeluk sungmin erat. Ia tau ia tidak
akan bisa marah pada sungmin. ia tau kyuhyun sangat mencintai sungmin.
“uljima chagi, kyuhyun akan baik-baik saja.” Heechul membelai
lembut surai rambut sungmin. sungmin terus menangis dalam pelukan Heechul.
Pintu itu terbuka membuat semua langsung menghampiri dokter
yang baru saja keluar.
“bagaimana keadaan Kyuhyun dok?” tanya hangeng
“ia terlalu lama berada di suhu yang dingin, dan tubuhnya
juga tidak mampu menahan dingin. Saat ini ia sudah berhasil melewati masa
kritisnya, namun ia masih belum sadarkan diri.” Jelas dokter itu. Sungmin
kembali menangis saat mendengar kyuhyun yang masih tak sadarkan diri.
“apa kami boleh melihatnya?” tanya heechul.
“ya silakan.” Lalu dokter itupun meninggalkan mereka.
Mereka langsung masuk ke dalam untuk melihat kondisi Kyuhyun.
Sungmin menangis melihat kyuhyun yang berbaring tak berdaya. Wajah pucatnya
semakin pucat saat ini. Ia mengenggam tangan kyuhyun, mengecup lembut punggung
tangan itu.
“mianhae kyunnie, maafkan aku. Bangunlah.” Lirih sungmin pada
kyuhyun yang tentu saja tak bisa menjawabnya.
Love give you a live
But love can take a
live from you.
>>SKIP
TIME<<
Sungmin terus menjaga kyuhyun di rumah sakit, sudah 1 minggu
kyuhyun di sana, namun ia belum juga sadar.
“kyunnie, sadarlah. Aku merindukanmu.” Guman sungmin pada
kyuhyun. Sungmin selalu mengajak kyuhyun bicara meskipun kyuhyun tidak pernah
membalasnya.
Sungmin membelai surai rambut kyuhyun, memgusap lembut pipi
tirus kyuhyun dan juga bibir tebal kyuhyun. Ia sangat merindukan kyuhyun,
merindukan saat mereka menghabiskan waktu bersama-sama. Lebih dari 12 tahun
mereka bersama-sama, tak pernah kyuhyun meninggalkannya. Sungmin meremas dada
kirinya yang terasa sangat sesak. Rasa sakit itu begitu jelas terasa saat melihat
kyuhyun yang begitu tak berdaya, dan itu karena dirinya.
Maafkan aku kyu, batin
sungmin.
Sungmin yang sedang tertidur terbangun saat merasakan tangan
yang di genggamnya bergerak, ia menatap kyuhyun yang kini sudah sadar. Ia
kembali menangis dan memeluk kyuhyun erat saat melihat kyuhyun sadar.
“Hikss… syukurlah kau sudah sadar kyunnie, aku
merindukanmu.”lirih sungmin sambil menangis.
Ia begitu bahagia saat melihat kyuhyun sadar. Kyuhyun hanya
diam saja saat sungmin memeluknya. Tubuhnya terasa lemah, terlebih hatinya.
Sungmin melepaskan pelukannya saat kyuhyun tidak juga membalas pelukannya. Ia
menatap kyuhyun, tatapan mata itu terasa berbeda. Tidak ada lagi cinta yang
sejak kecil dulu ia rasakan di mata kyuhyun. Hatinya sangat sakit, entahlah
rasanya ia seolah tidak bisa bernafas saat kyuhyun terus mengacuhkannya.
“kau marah padaku kyunnie?” tanya sungmin dengan suara yang
bergetar. Ia berusaha menahan tangisnya. Matanya sudah sangat bengkak karena
terus menangis. Namun air mata itu tidak juga bisa ia bendung. Kyuhyun terus saja
berdiam diri, membuat sungmin tidak kuasa menahan tangisnya.
“hikss.. jangan mendiamkanku kyunnie.. katakan sesuatu.
Hikss..”
Kyuhyun memejamkan matanya, hatinya terasa sakit melihat
sungmin yang terus menangis, namun hatinya juga terasa hancur saat mengingat
sungmin yang lebih memilih siwon daripada dirinya. Kyuhyun merasakan sentuhan
di wajahnya, sentuhan dari tangan bunny kesayangannya. Air mata membasahi dada
kyuhyun, sungmin terus menangis sambil memeluk kyuhyun. Ingin rasanya kyuhyun
memeluk dan mencium orang sangat ia cintai itu. Namun tubuhnya mengkhianati
hatinya. Ego mengalahkannya kali ini.
Kyuhyun bangkit dari posisi tidurnya, menatap tajam mata
sungmin yang sangat bengkak. Ia mengenggam tangan sungmin yang sedang
mengenggam tangannya, ia menghempaskan tangan sungmin begitu saja. Sungmin
terbelalak terkejut dengan perlakuan yang baru saja ia terima. Rasa sakit itu
kembali terasa di hatinya, tak pernah kyuhyun memperlakukannya seperti itu.
“pergi.” Guman kyuhyun
“nde?”
“pergilah, aku tidak ingin melihatmu.” Kata kyuhyun sambil
menatap tajam ke arah sungmin. lalu
kyuhyun mengalihkan wajahnya saat melihat air mata sungmin kembali mengalir.
Rasanya sakit melihat sungmin kembali menangis dan itu karena dirinya.
“kau marah padaku kyu? Hikss.”
Kyuhyun hanya diam saja, dan tetap tidak ingin menatap
sungmin. sungmin menyentuh kedua pipi tirus kyuhyun, membuat kyuhyun
menatapnya. Tatapan tajam kembali yang sungmin terima saat menatap mata hitam
itu. Ia dapat melihat amarah juga luka yang terlihat jelas di mata itu. Luka
yang tidak sungmin sadari jika dialah yang menciptakannya kepada kyuhyun.
“aku membencimu.” Desis kyuhyun
TBC
Apa yang terjadi dengan kyuhyun? Lalu bagaimana dengan
sungmin?? apa benar kyuhyun membenci sungmin??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar