YOUR EYES
(Chapter 3)
(Chapter 3)
By : Rikha VR
Pairing : KyuMin and other cast
Genre : Romance, sad
(maybe)
Rate : T
Summary : aku percaya akan menemukanmu kembali.
KyuMin belongs to GOD, dan Kyu
milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha
Chapter Sebelumnya
Chapter
sebelumnya
“dimana
rumahmu?”
“aa,,,
ak,, aku tidak punya tepat tinggal
“ehem..
tinggallah di apartementku..”
>>>>HAPPY
READING<<<<
Sungmin Pov
Aku
mengerjabkan mataku saat kalimat itu sampai ke pendengaranku. Kalimat yang
membuat jantungku ingin meloncat keluar.
“tinggallah
di apartementku”.
Kalimat
itu terdengar kembali dari bibirnya saat ia melihatku yang hanya diam dan
menundukkan kepalaku.
“ani,
tidak usah kyuhyun-ssi. Aku tidak ingin merepotkanmu” tolakku sopan. Bukannya
aku tidak ingin tawaran menggiurkan itu, tapi aku bahkan belum mengenal
kyuhyun, walaupun aku yakin dia orang baik, sangat baik bagiku.
“panggil
aku kyuhyun saja. kau mau tinggal dimana? Kau bilang tidak punya tempat
tinggal. Tinggallah untuk hari ini, ini sudah sangat malam. Aku mencemaskanmu.”
Kata-katanya membuatku melayang-layang. Hei, dia mengkhawatirkanku.
Tanpa
menunggu jawabanku, dia langsung membawa mobilnya menyusuri jalan sepi kota
Seoul. Tak berapa lama tibalah kami di sebuah apartement simple namun terlihat
mewah. Iapun menarik tanganku untuk membawaku masuk ke dalam apartementnya. Aku
terus terdiam memandangi setiap sisi apartement mewah kyuhyun. Namun suaranya
menyadarkanku dari lamunanku.
“mandilah,
kau bisa pakai bajuku. Kamar mandinya ada di sebelah sana.” Katanya sambil
memberikanku baju dan celananya. Aku dapat mencium wanginya dari baju ini.
Aroma yang membuat jantungku berdebar-debar.
“ne,
gomawo” kataku, lalu aku langsung masuk ke dalam kamar mandi, cukup lama aku
merendamkan diriku, menikmati air hangat
mencoba melepaskan segala rasa lelah yang terasa di tubuhku. Tak lama
akupun keluar dari kamar mandi itu, dan menemukan kyuhyun yang tengah duduk di
sofa sambil memainkan PSPnya. Ia terlihat sangat tampan dengan pakaian
santainya. Akupun mendudukan diriku di hadapannya. Memandangi cukup lama mata
yang dulu membuatku hidup, dan mata yang kini membuatku lagi ingin tetap hidup.
“gomawo
kyuhyun ah, maaf merepotkanmu.” Kataku memecahkan keheningan di antara kami.
“ne
gwenchana. Kau bisa tidur di kamarku, dan aku akan tidur di sofa.” Katanya
sopan.
“ani,
aku saja yang tidur di sofa.” Aku tidak mungkin membiarkannya tidur di sofa,
bagaimanapun ini adalah apartementnya.
“kalau
begitu kita tidur di kamar berdua saja.” Ungkapnya dengan santai.
“mwo?”
tanyaku cengo
“Hahahaha…
“ dia tertawa sangat keras melihat wajah cengoku, aku langsung menutup mulutku
tak sengaja terbuka tadi. Aaishh
memalukan, batinku.
“kajja”
ia menarik tanganku untuk mengikutinya masuk ke kamarnya. Debaran jantungku
jangan di tanya lagi, tanganku bahkan sedikit bergetar karena grogi, bodohnya
aku. Aku bahkan tidak dapat menolak saat ia menarik tanganku.
Sungmin pov End
………………………
Kyuhyun Pov
Aku
menarik tangannya ke kamarku, aku dapat merasakan tangannya sedikit bergetar.
Apa ia takut kepadaku? Hei aku namja baik-baik.
“jja,
tidurlah aku tau kau sangat lelah” kataku sambil tersenyum manis kepadanya.
“n..
ne” katanya gugup. Lalu ia naik ke tempat tidurku dengan takut-takut dan berbaring
di sana.
Akupun
naik ke tempat tidurku, dan merebahkan tubuhku di sampingnya. Aku merasakan
jantungku yang berdebar cepat. Debaran yang aneh menurutku, entahlah aku tidak
mengerti dengan perasaanku. Tidak lama aku telah mendengar hembusan nafas teratur
yang menandakan ia telah tidur saat ini. Aku pandangi lekat-lekat wajah itu.
Sketsa wajah sempurna dari namja yang bahkan tidak ku kenal. Kulit mulus,
hidung kecil, kedua pipi mulus yang berisi membuatku ingin memakannya, dan
jangan lupakan bibir bershape M yang sangat menggoda itu. Aku mengalihkan
pandangan mataku dari wajahnya, saat wajahku tiba-tiba terasa panas.
Aku
memejamkan mataku, entahlah aku sendiri bingung dengan diriku, mengapa aku
merasa sangat nyaman berada di dekat namja ini. Bahkan aku membawanya ke sini,
tidur satu ranjang dengan namja yang tak ku kenal. Aku membuka kembali mataku,
dan mengubah posisi tidurku menghadapnya, Aku tatap lagi wajah manis itu. Sangat manis, batinku. Mataku terpaku
pada bibirnya yang seolah memanggilku untuk mendekat. Tanpa sadar aku
mendekatkan wajahku, semakin dekat pada bibir itu.
“aiish,
aku sudah gila” gumamku sambil mengelengkan kepalaku. Aku menjauhkan kembali
wajahku, namun aku kembali melirik bibir itu. Aku mendekatkan lagi wajahku
menuju bibirnya.
CHUP
Akupun
mengecup bibirnya singkat. Sangat lembut itulah
yang aku rasakan. Aku menggerakkan tanganku, mengusap lembut bibir itu. Aku
terkejut saat ia sedikit menggeliat dari tidurnya. Aku segera menarik tanganku,
dan memejamkan mataku, tak lama akupun tertidur.
Kyuhyun Pov End
………………………………..
Keesokan
paginya Sungmin terbangun dari tidurnya, ia mencoba memandang pandangan
sekelilingnya, pemandangan yang terasa asing baginya. Namun ia merasakan berat
di pinggangnya, ia terkejut mendapati seseorang yang sedang tertidur di
sampingnya, dengan tangan memeluk pinggangnya. Namun sungmin tidak berusaha
melepaskan pelukan kyuhyun di pinggangnya, Ia malah berbaring kembali menghadap
kyuhyun. Ia pandangi sosok namja yang terlihat sangat damai dalam tidurnya. Ia
menyusuri setiap lekuk wajah kyuhyun sambil tersenyum. Rambut ikal, hidung bangir, pipi tirus sedikit chubby, dan
matanya terhenti pada bibir tebal kyuhyun. Lama ia pandangi bibir itu, sampai
akhirnya ia mengalihkan pandangannya saat ia merasa wajahnya panas.
“apa
yang sedang ku pikirkan.” Lirihnya. Sungmin segera beranjak dari tempat tidur
kyuhyun dan pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk kyuhyun.
Tak
lama sungmin sudah asik sendiri di dapur kyuhyun, tidak menyadari sepasang mata
yang terus mengikuti setiap gerak geriknya dengan tatapan lembut. Tiba-tiba
tubuh sungmin menegang saat ia merasakan sepasang tangan memeluk pinggangnya.
“aa..
ap..apa yang kau lakukan?” tanya sungmin dengan sangat gugup. Sungmin berusaha
melepaskan diri dari pelukan kyuhyun. Namun kyuhyun tetap tak bergeming, dan
makin memeluk sungmin erat.
“biarkan
seperti ini sebentar saja”. Gumam kyuhyun.
Kyuhyun
dan sungmin sama-sama hanya diam menikmati pelukan yang menghangatkan hati
mereka masing-masing, meskipun sungmin merasa jantungnya sudah berdetak dengan
sangat tidak normal. Namun tidak lama kyuhyun mendapatkan kembali kesadarannya,
ia melepaskan pelukannya di pinggang sungmin dengan wajah yang sedikit merah.
Ia menatap sungmin dengan canggung.
“mi..mianhae
sungmin ah” kata kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Sungmin
hanya menganggukan kepalanya. Lidahnya terasa kelu, ia sedikit tidak rela saat
kyuhyun melepaskan pelukannya, namun ia juga malu saat menatap mata kyuhyun
saat ini. Ia yakin wajahnya juga sama merahnya dengan kyuhyun. Kyuhyun lalu
pergi meninggalkan sungmin dan kembali ke kamarnya.
………………………
“aaiiissshhh
apa kau lakukan kyuhyun babooo” rutuk kyuhyun pada dirinya sendiri. Ia mengacak
frustasi rambut ikalnya, tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lakukan.
“aku
benar-benar sudah gila.” gumamnya.
...................
Makan
pagi itu hanya di selimuti diam, kedua-duanya sama-sama tidak ingin
menghentikan kesunyian itu. Kyuhyun sedikit melirik sungmin diam-diam, ia ingin
sekali meminta maaf namun lidahnya terasa kelu.
“ehem”.
kyuhyun mencoba memecahkan keheningan itu. Namun sungmin hanya diam saja sambil
memainkan makanan di piringnya.
“terima
kasih sudah mengizinkanku tinggal disini kyuhyun ah. Maaf jika aku
merepotkanmu.” Kata sungmin membuat kyuhyun menatapnya.
“aah
ne, gwenchana, kau bisa tinggal disini jika kau mau.”
“aniyo,
hari ini aku akan mencoba mencari pekerjaan, dan mencari tempat tinggal.
Gomawo, jeongmal gomawo”
“ne,
gwenchana.”
Kyuhyun
sebenarnya ingin menahan sungmin, namun ia mengurungkan niatnya. Ia menyadari
ia tidak memiliki hak mencampuri kehidupan sungmin. Mereka melanjutkan sarapan
mereka dalam keheningan kembali. Sesekali sungmin melirik kyuhyun, sungguh ia
masih ingin bersama kyuhyun, merasakan tatapan kyuhyun, tatapan yang 10 tahun
ia nantikan, namun ia tidak ingin kyuhyun menganggapnya sebagai beban, bahkan
mereka bukan seorang teman.
………………….
Sungmin Pov
Kemana lagi aku harus mencari
pekerjaan, batin sungmin. sudah
3 tempat aku datangi, namun sama sekali tidak membuahkan hasil. Kakiku mulai
lelah berjalan dan perutku mulai terasa lapar. Aku tidak memiliki uang bahkan
untuk membeli makanan. Aku kembali duduk di sebuah batu di taman yang selalu
aku kunjungi. Aku mendongakkan kepalaku menatap langit, membiarkan panasnya
matahari menerpa wajah cantiknya.
“aku
merindukanmu kyu.” Lirihku saat lagi wajah kyuhyun menari-nari dalam pikiranku.
Baru 5 jam aku tidak melihatnya namun aku merasakan begitu merindukannya.
Suaranya, dekapan hangatnya, dan juga matanya membuatku sangat merindukannya.
Tatapan mata itu begitu hangat, dengan melihat matanya saja cukup memberiku
semangat untuk terus hidup. Apakah aku
begitu egois kyu, karena aku begitu menginginkanmu. Apa aku salah karena aku
merasa mampu hidup hanya saat bersamamu. Aku membuka mataku saat kurasakan
hujan mulai turun, namun aku tetap duduk diam, membiarkan hujan membasahi
diriku, membawa rasa sakit di hati dan di hidupnku bersama air yang mengalir.
Cinta yang terlihat mustahil untuk ku miliki, hidupku yang sangat tidak
bersahabat denganku. Lama aku biarkan diriku terguyur derasnya hujan, pandangan
mataku mulai menipis, tubuhku sudah sangat menggigil karena dingin. Aku sangat
merindukan kehadirannya disini.
Aku mencinta………………………………..
BRUKKK…
TBC
Apa
yang terjadi dengan sungmin yang pingsan?? Apa kyuhyun akan menemukan dan
mengingat sungmin????
Don’t
Bash please, if you don’t like read my story. Don’t read!!! Easy kan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar