Kamis, 29 Agustus 2013

Your Eyes chp 3

YOUR EYES
(Chapter 3)

By : Rikha VR

Pairing         : KyuMin and other cast
Genre           : Romance, sad (maybe)
Rate            : T
Summary      : aku percaya akan menemukanmu kembali.

KyuMin belongs to GOD, dan Kyu milik min, dan min milik kyu..
Don’t be silent reader pleaseee
Typo dimana-mana..
Mianhae kalo ga jelas.. hahahha

Chapter Sebelumnya

Chapter sebelumnya
“dimana rumahmu?”
“aa,,, ak,, aku tidak punya tepat tinggal
“ehem.. tinggallah di apartementku..”

>>>>HAPPY READING<<<<
Sungmin  Pov
Aku mengerjabkan mataku saat kalimat itu sampai ke pendengaranku. Kalimat yang membuat jantungku ingin meloncat keluar.
“tinggallah di apartementku”.
Kalimat itu terdengar kembali dari bibirnya saat ia melihatku yang hanya diam dan menundukkan kepalaku.
“ani, tidak usah kyuhyun-ssi. Aku tidak ingin merepotkanmu” tolakku sopan. Bukannya aku tidak ingin tawaran menggiurkan itu, tapi aku bahkan belum mengenal kyuhyun, walaupun aku yakin dia orang baik, sangat baik bagiku.
“panggil aku kyuhyun saja. kau mau tinggal dimana? Kau bilang tidak punya tempat tinggal. Tinggallah untuk hari ini, ini sudah sangat malam. Aku mencemaskanmu.” Kata-katanya membuatku melayang-layang. Hei, dia mengkhawatirkanku.
Tanpa menunggu jawabanku, dia langsung membawa mobilnya menyusuri jalan sepi kota Seoul. Tak berapa lama tibalah kami di sebuah apartement simple namun terlihat mewah. Iapun menarik tanganku untuk membawaku masuk ke dalam apartementnya. Aku terus terdiam memandangi setiap sisi apartement mewah kyuhyun. Namun suaranya menyadarkanku dari lamunanku.
“mandilah, kau bisa pakai bajuku. Kamar mandinya ada di sebelah sana.” Katanya sambil memberikanku baju dan celananya. Aku dapat mencium wanginya dari baju ini. Aroma yang membuat jantungku berdebar-debar.
“ne, gomawo” kataku, lalu aku langsung masuk ke dalam kamar mandi, cukup lama aku merendamkan diriku, menikmati air hangat  mencoba melepaskan segala rasa lelah yang terasa di tubuhku. Tak lama akupun keluar dari kamar mandi itu, dan menemukan kyuhyun yang tengah duduk di sofa sambil memainkan PSPnya. Ia terlihat sangat tampan dengan pakaian santainya. Akupun mendudukan diriku di hadapannya. Memandangi cukup lama mata yang dulu membuatku hidup, dan mata yang kini membuatku lagi ingin tetap hidup.
“gomawo kyuhyun ah, maaf merepotkanmu.” Kataku memecahkan keheningan di antara kami.
“ne gwenchana. Kau bisa tidur di kamarku, dan aku akan tidur di sofa.” Katanya sopan.
“ani, aku saja yang tidur di sofa.” Aku tidak mungkin membiarkannya tidur di sofa, bagaimanapun ini adalah apartementnya.
“kalau begitu kita tidur di kamar berdua saja.” Ungkapnya dengan santai.
“mwo?” tanyaku cengo
“Hahahaha… “ dia tertawa sangat keras melihat wajah cengoku, aku langsung menutup mulutku tak sengaja terbuka tadi. Aaishh memalukan, batinku.
“kajja” ia menarik tanganku untuk mengikutinya masuk ke kamarnya. Debaran jantungku jangan di tanya lagi, tanganku bahkan sedikit bergetar karena grogi, bodohnya aku. Aku bahkan tidak dapat menolak saat ia menarik tanganku.
Sungmin pov End
………………………
Kyuhyun Pov

Aku menarik tangannya ke kamarku, aku dapat merasakan tangannya sedikit bergetar. Apa ia takut kepadaku? Hei aku namja baik-baik.
“jja, tidurlah aku tau kau sangat lelah” kataku sambil tersenyum manis kepadanya.
“n.. ne” katanya gugup. Lalu ia naik ke tempat tidurku dengan takut-takut dan berbaring di sana.
Akupun naik ke tempat tidurku, dan merebahkan tubuhku di sampingnya. Aku merasakan jantungku yang berdebar cepat. Debaran yang aneh menurutku, entahlah aku tidak mengerti dengan perasaanku. Tidak lama aku telah mendengar hembusan nafas teratur yang menandakan ia telah tidur saat ini. Aku pandangi lekat-lekat wajah itu. Sketsa wajah sempurna dari namja yang bahkan tidak ku kenal. Kulit mulus, hidung kecil, kedua pipi mulus yang berisi membuatku ingin memakannya, dan jangan lupakan bibir bershape M yang sangat menggoda itu. Aku mengalihkan pandangan mataku dari wajahnya, saat wajahku tiba-tiba terasa panas.
Aku memejamkan mataku, entahlah aku sendiri bingung dengan diriku, mengapa aku merasa sangat nyaman berada di dekat namja ini. Bahkan aku membawanya ke sini, tidur satu ranjang dengan namja yang tak ku kenal. Aku membuka kembali mataku, dan mengubah posisi tidurku menghadapnya, Aku tatap lagi wajah manis itu. Sangat manis, batinku. Mataku terpaku pada bibirnya yang seolah memanggilku untuk mendekat. Tanpa sadar aku mendekatkan wajahku, semakin dekat pada bibir itu.
“aiish, aku sudah gila” gumamku sambil mengelengkan kepalaku. Aku menjauhkan kembali wajahku, namun aku kembali melirik bibir itu. Aku mendekatkan lagi wajahku menuju bibirnya.
CHUP
Akupun mengecup bibirnya singkat. Sangat lembut itulah yang aku rasakan. Aku menggerakkan tanganku, mengusap lembut bibir itu. Aku terkejut saat ia sedikit menggeliat dari tidurnya. Aku segera menarik tanganku, dan memejamkan mataku, tak lama akupun tertidur.
Kyuhyun Pov End
………………………………..

Keesokan paginya Sungmin terbangun dari tidurnya, ia mencoba memandang pandangan sekelilingnya, pemandangan yang terasa asing baginya. Namun ia merasakan berat di pinggangnya, ia terkejut mendapati seseorang yang sedang tertidur di sampingnya, dengan tangan memeluk pinggangnya. Namun sungmin tidak berusaha melepaskan pelukan kyuhyun di pinggangnya, Ia malah berbaring kembali menghadap kyuhyun. Ia pandangi sosok namja yang terlihat sangat damai dalam tidurnya. Ia menyusuri setiap lekuk wajah kyuhyun sambil tersenyum. Rambut ikal, hidung  bangir, pipi tirus sedikit chubby, dan matanya terhenti pada bibir tebal kyuhyun. Lama ia pandangi bibir itu, sampai akhirnya ia mengalihkan pandangannya saat ia merasa wajahnya panas.
“apa yang sedang ku pikirkan.” Lirihnya. Sungmin segera beranjak dari tempat tidur kyuhyun dan pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk kyuhyun.
Tak lama sungmin sudah asik sendiri di dapur kyuhyun, tidak menyadari sepasang mata yang terus mengikuti setiap gerak geriknya dengan tatapan lembut. Tiba-tiba tubuh sungmin menegang saat ia merasakan sepasang tangan memeluk pinggangnya.
“aa.. ap..apa yang kau lakukan?” tanya sungmin dengan sangat gugup. Sungmin berusaha melepaskan diri dari pelukan kyuhyun. Namun kyuhyun tetap tak bergeming, dan makin memeluk sungmin erat.
“biarkan seperti ini sebentar saja”. Gumam kyuhyun.
Kyuhyun dan sungmin sama-sama hanya diam menikmati pelukan yang menghangatkan hati mereka masing-masing, meskipun sungmin merasa jantungnya sudah berdetak dengan sangat tidak normal. Namun tidak lama kyuhyun mendapatkan kembali kesadarannya, ia melepaskan pelukannya di pinggang sungmin dengan wajah yang sedikit merah. Ia menatap sungmin dengan canggung.
“mi..mianhae sungmin ah” kata kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Sungmin hanya menganggukan kepalanya. Lidahnya terasa kelu, ia sedikit tidak rela saat kyuhyun melepaskan pelukannya, namun ia juga malu saat menatap mata kyuhyun saat ini. Ia yakin wajahnya juga sama merahnya dengan kyuhyun. Kyuhyun lalu pergi meninggalkan sungmin dan kembali ke kamarnya.
………………………
“aaiiissshhh apa kau lakukan kyuhyun babooo” rutuk kyuhyun pada dirinya sendiri. Ia mengacak frustasi rambut ikalnya, tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lakukan.
“aku benar-benar sudah gila.” gumamnya.
...................
Makan pagi itu hanya di selimuti diam, kedua-duanya sama-sama tidak ingin menghentikan kesunyian itu. Kyuhyun sedikit melirik sungmin diam-diam, ia ingin sekali meminta maaf namun lidahnya terasa kelu.
“ehem”. kyuhyun mencoba memecahkan keheningan itu. Namun sungmin hanya diam saja sambil memainkan makanan di piringnya.
“terima kasih sudah mengizinkanku tinggal disini kyuhyun ah. Maaf jika aku merepotkanmu.” Kata sungmin membuat kyuhyun menatapnya.
“aah ne, gwenchana, kau bisa tinggal disini jika kau mau.”
“aniyo, hari ini aku akan mencoba mencari pekerjaan, dan mencari tempat tinggal. Gomawo, jeongmal gomawo”
“ne, gwenchana.”
Kyuhyun sebenarnya ingin menahan sungmin, namun ia mengurungkan niatnya. Ia menyadari ia tidak memiliki hak mencampuri kehidupan sungmin. Mereka melanjutkan sarapan mereka dalam keheningan kembali. Sesekali sungmin melirik kyuhyun, sungguh ia masih ingin bersama kyuhyun, merasakan tatapan kyuhyun, tatapan yang 10 tahun ia nantikan, namun ia tidak ingin kyuhyun menganggapnya sebagai beban, bahkan mereka bukan seorang teman.
………………….
Sungmin Pov
Kemana lagi aku harus mencari pekerjaan, batin sungmin. sudah 3 tempat aku datangi, namun sama sekali tidak membuahkan hasil. Kakiku mulai lelah berjalan dan perutku mulai terasa lapar. Aku tidak memiliki uang bahkan untuk membeli makanan. Aku kembali duduk di sebuah batu di taman yang selalu aku kunjungi. Aku mendongakkan kepalaku menatap langit, membiarkan panasnya matahari menerpa wajah cantiknya.
“aku merindukanmu kyu.” Lirihku saat lagi wajah kyuhyun menari-nari dalam pikiranku. Baru 5 jam aku tidak melihatnya namun aku merasakan begitu merindukannya. Suaranya, dekapan hangatnya, dan juga matanya membuatku sangat merindukannya. Tatapan mata itu begitu hangat, dengan melihat matanya saja cukup memberiku semangat untuk terus hidup. Apakah aku begitu egois kyu, karena aku begitu menginginkanmu. Apa aku salah karena aku merasa mampu hidup hanya saat bersamamu. Aku membuka mataku saat kurasakan hujan mulai turun, namun aku tetap duduk diam, membiarkan hujan membasahi diriku, membawa rasa sakit di hati dan di hidupnku bersama air yang mengalir. Cinta yang terlihat mustahil untuk ku miliki, hidupku yang sangat tidak bersahabat denganku. Lama aku biarkan diriku terguyur derasnya hujan, pandangan mataku mulai menipis, tubuhku sudah sangat menggigil karena dingin. Aku sangat merindukan kehadirannya disini.
Aku mencinta………………………………..
BRUKKK…
TBC
Apa yang terjadi dengan sungmin yang pingsan?? Apa kyuhyun akan menemukan dan mengingat sungmin????




Don’t Bash please, if you don’t like read my story. Don’t read!!! Easy kan…

Tidak ada komentar: